TVKUINDO – 085702211118

Posts Tagged ‘jumlah pekanggan pay tv di Indonesia

Media Partners Asia (MPA) memperkirakan akan ada 700 juta pelanggan TV berbayar di Asia, naik dari total 444 juta pada tahun 2012. ini merupakan hal penting dari laporan penelitian perusahaan mengenai “Internet jalur lebar dan tv berbayar dinAsia Pacifik.”
    Menurut MPA, jumlah peningkatan pelanggan tv berbayar pada tahun  secara rata rata 2012 30 juta Kecuali China, yanh mana jumlah pelanggan baru di tahun 2013 hanyalah 13 juta lebih
    Disamping prediksi MPA’s pelanggan tv berbayar yang berjumlah 696 juta pada tahun 2020, prediksi pe
pendapatan perusahaan tv berbayar di Asia juga mencengangkan,pendapatan $48.8 juta  pada tahun 2012 – akan meningkat hingga $86 juta pada tahun 2020.
    “Layanan DTH satelit akan terus tumbuh subur dikarenakan permintaan paket hiburan bermutu, konten TV berbayar yang memiliki layanan bagus dan murah” kata Vivek Couto, direktur MPA. “Ini tentu akan menjadi kunci utama pertumbuhan di pasar seperti India, Indonesia, Filipina dan Vietnam. Di pasar pay tv ini, terorganisir, pemain bermodal besar adalah pendorong pertumbuhan layanan TV Satelit berbayar. Di Malaysia, permintaan tv satelit berbayar DTH telah mencapai puncak pertumbuhan yang kini sudah dilengkapi dengan layanan HD, DVR dan layanan premium yang menjadi pendorong peningkatan ARPUs. Permintaan Ini bahkan lebih tinggi di australia dan Jepang, kombinasi hybrid set-top boxes dan  Korea Telecom(KT) dan Sky Life telah memperbaharui layanan DTH mereka.
    “Pertumbuhan tv berbayar DTH  di pedesaan di China adalah $1 per bulan dan ini meningkatkan jumlah pelanggan  DTH¹s di Asia Pasifik kira kira 10 persen points setelah, selain China, pasar TV berbayar salelit DTH’s di Asia Pasifik pay-TV dalam pertumbuhan yang stabil, naik dari 24 persent di 2012 ke 36 persent dengan 2020. Prediksi kami menunjukkan bahwa jumlah pelanggan DTH akan tumbuh 50 juta di tahun 2012 hingga 209 juta di tahun 2020. TV Berbayar terbesar akan tetap India dengan Asia tenggara dengan pertumbuhan pelanggan tv berbayar kelas bawah di negara Indonesia, Philippines, Thailand dan Vietnam.”
    With a number of lucrative country markets such as India, China and Indonesia, the region has some of the fastest growing DTH markets anywhere in the world but one of the main issues going forward could be access to satellite capacity.
    “Satellite capacity and spectrum usage policy remain key concerns and constraints in India. MeasatSES and Intelsat are focusing increasingly on Southeast Asia in addition to India, with the launch of new satellites providing extra capacity for pay-TV platforms to fuel HDTV well as new advanced services. Such services are likely to become important in emerging markets such as Indonesia and the Philippines in the medium to long-­term future. This will occur as demand for non-linear content grows and the demand for apps, multimedia services and IP functionality starts rising to a significant level, in line with the current high levels of social media adoption in Southeast Asia,” Couto added.
    MPA has noted a number of key trends in the region. Couto said that, across key markets, a steady growth in population and a young demographic, combined with a rising middle class and the spread of wealth amongst local groups is driving strategic decisions and execution in the pay-TV industry.
    “These factors, in turn, will help boost household formation and consumer spends. This will also help grow pay-TV consumption and investment in markets such as India, Indonesia, Malaysia, the Philippines and Thailand. Pay-TV investors were adversely impacted in 2012 by the devaluation of local market currencies against the U.S. dollar in markets such as India and Indonesia. Nonetheless, investment activity in 2012 was driven by large-scale IPOs in Malaysia, Indonesia and Korea,” he said.

The concept of TV Everywhere (TVE) has also began to see some traction across the region, and operators, particularly DTH powerhouses are starting to move in this direction and use satellite in combination with other technologies. “Astro in Malaysia, for instance, has embraced satellite, IPTV and over-the-top distribution as it looks to monetize its production of 9,000 hours of content every year,” said Couto. “Others, such as MNC in Indonesia, have yet to face broadband headwinds, but are seeking to capitalize on content muscle through broadband distribution in addition to DTH. More defensive types of TVE services have evolved in Singapore, Australia and Hong Kong. In Australia, Foxtel appears to be moving to the next stage with a low-cost IPTV solution in what could deliver a much-needed boost to pay-TV subscriber growth in that mark

tvkuindo

Hal menarik Lain :

- Katalog Barang untuk membuka TV acak

- SHDE makin hebat untuk membuka TV yang diacak

- Receiver untuk 2 Parabola Langsung Tancap

- Openbox X5 Tinggal Pasang Modem untuk  koneksi internet

- Receiver Terlaris dengan Gambar Full HD

- Getmecom HD Ethernet Transformer, Biss E IPM Lancar dan Hot

- Daftar harga Receiver dan LNB di penjual parabola

- Skybox F5 makin mantap untuk bobol siaran diacak

- TV HD? apa sih?

- Receiver HD yang dapat memainkan film & lagu dari flashdisk

- Receiver FULL HD termurah dan channel tv 2X lebih banyak


Pemilik Blog >>> www.mcaziz.com


  • Daniel Mahmud: Saya yang di malaysia ni,susah lah nak hubungi law mahu sambung start sport dan start fox,,cam mna caranya ya,,,,?.
  • otojurnal: Bisa pnp dengan kabel telkom vision yg lama ga? Trus apakah harus rubah arah antena parabolanya?
  • joko susilo: jd samasekali tdk bisa ya menangkap siara RODJA TV dgn MATRIX PROLINK HD ETHERNET NEW ?

Layanan Pembelian Produk TVKUINDO via Telpon & SMS

untuk pesan produk sms nama dan alamat lengkap ke sms, wa, line 08570 22 11118 / 081 22 11 11 892 / pin bbm 219f955d
08.00 WIB hingga 20.00 WIB
Buka Setiap Hari, Hari Libur Tetap Buka

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 2.930 pengikut lainnya.

Follow TVKUINDO – 085702211118 on WordPress.com

Kunjungi juga web tvkuindo yang lain

klik http://tvkuindo-parabola.com ------

klik http://mcaziz.com -------

klik http://penjualparabola.com -----

Klik http://tvkuindo.mywapblog.com/ -----

Klik http://tvkuindo.blogspot.com/

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.930 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: